Rabu, 26 Agustus 2009

Maaf-maafan sebelum Ramadhan, ternyata gak ada hadistnya!

Ah.. sebetulnya sedikit terlambat Gw posting tentang hal ini (Iya lah.. kan Ramadhannya dah Jalan 5 Hari, malah sebentar lagi jadi 6), tapi gapapa, dari pada besok2 Gw musti nyari-nyari lagi tentang masalah ini di Internet. Berawal dari kebingungan Gw, kenapa banyak status FB dan YM temen-temen gw yang berisi permohonan maaf di hari-hari sebelum Ramadhan. Lalu Gw pasangan status yang Extreme: "Kenapa kalo bukan lebaran atau puasa, Gak ada yang statusnya minta maaf sih? Sekarang semua pada minta maaf, Gw dah keburu lupa dosa2 lu... kelamaan sih minta maafnya.". Wah banyak yang menanyakan kenapa Gw sebegitu skeptis terhadap orang-orang yang minta maaf sebelum Ramadhan.

Sampe satu saat **Satu hari sebelum ramadhan kalo Gak salah**, gw komen di status temen Gw, juga tentang hal ini. Lalu ada temennya temen Gw yang menanyakan ke temen Gw itu tentang ke-Islam-an Gw (Aduh Pusing.. banyak amat kata teme **Ok sekarang Gw pake nama aja deh, temen Gw itu namanya Meyli**). Bayangin!! Ke-Islam-an Gw dipertanyakan... jelas Gw naek pitam, Tapi tetep nafsu gak Gw lampiasin. So Gw minta ke Mba Meyli supaya temennya menyodorkan dalilnya, cukup lama emang.. tapi akhirnya dia memberikan sepotong hadist:
"Doa malaikat Jibril menjelang Ramadhan "YA ALLAH TOLONG ABAIKAN PUASA UMAT MUHAMMAD "Apabila sblm memaski Ramadhan dia belum: 1.memhn maaf kpd k2 orgtuanya(jika msh ada) 2.Bermaafan antra suami istri 3.Bermaafan dg org d sktarnya..Dan Rasulullah mengamini sebmx 3x."
Seperti biasa, kalo di kasih hadist Gw gak langsung percaya, akhirnya Gw tanya periwayatnya, alih-alih biar bisa Gw cari tuh hadist :p. Tapi tak disangka-sangka, dia gak jawab-jawab :(. Hingga akhirnya, Gw dan Mba Meyli membahas hal ini Via Chatting, dan Mba Meyli mendapatkan beberapa artikel di internet yang membahas hal ini seperti:
  1. http://naqiut.multiply.com/journal/item/26/Hadist_Palsu_disaat_menuju_bulan_Ramadhan..
  2. http://muhammadjabir.wordpress.com/2008/09/01/hadits-hadits-dhaif-seputar-bulan-ramadhan/
  3. http://awansx.wordpress.com/2008/08/31/tradisi-meminta-maaf-sebelum-ramadhan-adakah-tuntunannya/
Hadist yang disebutin temennya Mba Meyli itu ternyata banyak beredar di milis-milis, Chatting maupun Via SMS. Biasanya **Dari situs2 yang Gw liat** lengkapnya hadist tersebut adalah:
"Ketika Rasullullah sedang berkhutbah pada Shalat Jum’at (dalam bulan Sya’ban), beliau mengatakan Amin sampai tiga kali, dan para sahabat begitu mendengar Rasullullah mengatakan Amin, terkejut dan spontan mereka ikut mengatakan Amin. Tapi para sahabat bingung, kenapa Rasullullah berkata Amin sampai tiga kali.

Ketika selesai shalat Jum’at, para sahabat bertanya kepada Rasullullah, kemudian beliau menjelaskan: “ketika aku sedang berkhutbah, datanglah Malaikat Jibril dan berbisik, hai Rasullullah Amin-kan do’a ku ini,”
jawab Rasullullah.

Do’a Malaikat Jibril itu adalah:
“Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:

1) Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada);
2) Tidak bermaafan terlebih dahulu antara suami istri;
3) Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya.
"

Setelah mencari didunia maya, termasuk tanya-tanya sama ustadz Google, Gw gak nemu sumber Hadist itu. Begitu juga beberapa situs yang ngebahas maaf-maafan sebelum ramadhan, mereka juga gak nemu sumber hadist dan ke sahihannya.

Nah ternyata yang ada itu hadist seperti ini:
"Dari Anas bin malik ra Rasulullah SAW sedang naik diatas mimbar (memberi nasihat), kemudian beliau membaca amin…dst 3x, sahabat bertanya atas apa engkau mengucapkan amin ya Rasulullah? Beliau bersabda hadir malaikat Jibril dan mengatakan: Ya Muhammad, celakalah3 orang yang jika disebut namamu disisinya tetapi tidak bersholawat kepadamu, celakalah orang yang masih menjumpai kedua orang tuanya atau salah satu dari keduanya tetapi tidak menjadikan sebab masuk ke sorga (dg berbuat baik kpd keduanya), celakalah orang yang menjumpai bulan romadhon tetapi tidak mendapatkan ampunannya."

Yang kalo baca di aufia.wordpress.com disebutin Sumbernya dan kesahihannya "Kitab Kanzul ‘Umal Hadis no 24295, HR At Tirmidzi & Al Baihaqi , At Tirmidzi mengatakan hadis ini adalah hadis hasan gharib."

Atau dari andri.cisco.or.id adanya hadist:
"

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam naik ke atas mimbar kemudian berkata, “Amin, amin, amin”. Para sahabat bertanya :

“Kenapa engkau berkata ‘Amin, amin, amin, Ya Rasulullah?” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Telah datang malaikat Jibril dan ia berkata :

‘Hai Muhammad celaka seseorang yang jika disebut nama engkau namun dia tidak bershalawat kepadamu dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin’, kemudian Jibril berkata lagi, ‘celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah dan katakanlah amin!’, maka aku berkata : ‘Amin’. Kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata lagi. ‘celaka seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup tetapi justru tidak memasukkan dia ke surga dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin”.

Hadits Riwayat Bazzar dalam Majma’uz Zawaid 10/1675-166, Hakim 4/153 dishahihkannya dan disetujui oleh Imam Adz-Dzahabi dari Ka’ab bin Ujrah, diriwayatkan juga oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad no. 644 (Shahih Al-Adabul Mufrad No. 500 dari Jabir bin Abdillah)"

Jadi.. hati-hati ya kalo mo bawa2 nama Rasulullah SAW. Emang sih secara prinsip saling meminta maaf dan memaafkan sebelum Ramadhan tidak salah, tetapi dengan pengharusan melakukannya dan dengan adanya Hadist palsu diatas, Gw jadi lebih sungkan untuk maaf-maafan sebelum Ramadhan (Takut dianggap membenarkan Hadist palsu itu). Lebih Baik kalo mau minta maaf, di lakukan sesaat setelah kita melakukan kesalahan.

Oh iya kalo ada yang tahu info lainnya, tolong kasih tahu Gw ya...

1 komentar: